Waktu yang terus bergulir
Takkan mungkin dapat terulang
Sekalipun mengusahakannya
Segalanya takkan pernah sama
Hanya sanggup tersimpan
Dalam benak dan memori
Mungkin pula masih tertahan
Dibalik senyum palsu kekecewaan...
Terbesit dalam lamunan
Tuk kembali dan mencari
Yang pernah hilang
dan tertelan sepi
Namun jiwa ini,
Seakan tak mengizinkan
Bila luka lama itu,
Kembali menyakiti...
Disaat semua sibuk berkata-kata, aku hanya mampu merangkai lalu menyimpannya ❤
Jumat, 31 Oktober 2014
Kamis, 30 Oktober 2014
Cinta dan Kata
Terasa semilir angin berhembus
Menyeruak dalam kalbu
Membangkitkan asmara dalam dada
Tersentak kusadari hal nyata
Cinta yang terperangkap dibalik senyuman
Tak sempat terungkap
Akankah mampu tuk terbaca
Segala yang tersirat..
Berjuta kata tercipta tuk lukiskan rasa
Sirna seketika saat saling menatap
Seakan hilang kesadaran
Sepatah katapun tak sanggup terucap
Lidah pun kelu
Bibir membisu
Pikiranpun kaku tak menentu
Akankah kau rasakan itu...?
Menyeruak dalam kalbu
Membangkitkan asmara dalam dada
Tersentak kusadari hal nyata
Cinta yang terperangkap dibalik senyuman
Tak sempat terungkap
Akankah mampu tuk terbaca
Segala yang tersirat..
Berjuta kata tercipta tuk lukiskan rasa
Sirna seketika saat saling menatap
Seakan hilang kesadaran
Sepatah katapun tak sanggup terucap
Lidah pun kelu
Bibir membisu
Pikiranpun kaku tak menentu
Akankah kau rasakan itu...?
Senin, 27 Oktober 2014
Risau
Risau,
Begitu mengganggu
Kala kau tiada terlihat lagi
Meski tak banyak kata
Cinta dihati nyata adanya..
Aku mungkin jatuh cinta lagi
Mungkin pula kan patah tuk kesekian kali
Ingin sekali kusentuh hatimu
Namun tersentak ku sadar
Tak mampu bila
Kurasakan luka lama itu hadir kembali..
Sulit kukira
Kala bayangmu
Tak bisa hengkang dari malamku
Sungguh tak kusangka
Secepat ini cinta bersemi untukmu
Akankah indah senyum itu,
Kan jadi milikku?
Andai yang kau rasa,
Seperti yang kurasa adanya....
Begitu mengganggu
Kala kau tiada terlihat lagi
Meski tak banyak kata
Cinta dihati nyata adanya..
Aku mungkin jatuh cinta lagi
Mungkin pula kan patah tuk kesekian kali
Ingin sekali kusentuh hatimu
Namun tersentak ku sadar
Tak mampu bila
Kurasakan luka lama itu hadir kembali..
Sulit kukira
Kala bayangmu
Tak bisa hengkang dari malamku
Sungguh tak kusangka
Secepat ini cinta bersemi untukmu
Akankah indah senyum itu,
Kan jadi milikku?
Andai yang kau rasa,
Seperti yang kurasa adanya....
Minggu, 26 Oktober 2014
Hadirmu
Ada cahaya dimatamu
Kala ku curi pandangmu
Meski nampak begitu terhalang..
Ada indah diparasmu
Saat ku tatap
Meski hanya sekejap..
Terdiam aku meragu
Hanya mampu terpaku..
Semu harapanku
Buatku pangkas nyali diriku
Namun hadirmu
Cukup bagiku tuk bangkitkan hidupku lagi..
Kala ku curi pandangmu
Meski nampak begitu terhalang..
Ada indah diparasmu
Saat ku tatap
Meski hanya sekejap..
Terdiam aku meragu
Hanya mampu terpaku..
Semu harapanku
Buatku pangkas nyali diriku
Namun hadirmu
Cukup bagiku tuk bangkitkan hidupku lagi..
Kamis, 03 Juli 2014
Letih
Berseteru dengan jarak..
Bergelut dengan waktu..
Berbalut luka dan air mata..
Adakah kau mengerti risau jiwa ini..
Merasa pilu saat dikau menjauh..
Seakan ingin ku jujur padamu..
Kuingin selalu ada disetiap waktumu..
Dan semuanya telah kulakukan untukmu..
Namun aku tersentak,
Mungkinkah hanya itu yang kau harapkan.....
Bergelut dengan waktu..
Berbalut luka dan air mata..
Adakah kau mengerti risau jiwa ini..
Merasa pilu saat dikau menjauh..
Seakan ingin ku jujur padamu..
Kuingin selalu ada disetiap waktumu..
Dan semuanya telah kulakukan untukmu..
Namun aku tersentak,
Mungkinkah hanya itu yang kau harapkan.....
Rabu, 02 Juli 2014
keegoisanku kah ini?
Apakah aku yang terlalu egois untuk tak biarkanmu pergi sedetikpun?. Mungkinkah aku terlalu menyiksamu untuk selalu tinggal bersamaku?. Aku hanya takut tuk melewati hari bersama sepi. Hanya bertemankan sepi dan sendiri. Aku tak pernah bahagia selamanya disini tanpamu. Namun aku akan berusaha untuk lebih mengerti cinta dengan segala yang akan terjadi dan yang sudah terjadi. Sanggupkah aku tanpamu?. Lalu, rintih suaramu berbisik di telingaku "aku takkan pernah sanggup biarkanmu seorang diri terlalu lama". Sekarang yang aku ingat hanyalah dirimu. Dirimu yang selalu aku percaya pasti kembali lagi untukku. Bersamaku merajut asa dan mimpi. Berbincang tiada batas, bersenandung tiada pernah bosan, dan menggenggam waktu berdua selalu...
Bertahan
Jalan semakin berliku, akupun memahaminya
Sesekali badai menerpa terhadap apa yang telah kita arungi bersama
Jangan bunuh cinta dan kasih yang selama ini kita bina
Kedewasaan kan ajarkan kita tuk bertahan
Meski perih saat harus menahan ego
Meski tangis selalu mewarnai...
Sesekali badai menerpa terhadap apa yang telah kita arungi bersama
Jangan bunuh cinta dan kasih yang selama ini kita bina
Kedewasaan kan ajarkan kita tuk bertahan
Meski perih saat harus menahan ego
Meski tangis selalu mewarnai...
Langganan:
Postingan (Atom)